#EdisiEdukasi
Istilah-istilah dasar seputar baja.
* Baja: adalah logam paduan dengan unsur dasar logam besi yang mempunyai kandungan karbon/arang sebagai unsur paduan lainnya. Dengan kata lain, baja adalah besi yang berpadu dengan karbon/arang.
Semakin tinggi kandungan karbon, maka semakin tinggi juga kekerasan maksimal baja tersebut. Kekerasan maksimal, biasanya bukan kekerasan siap digunakan.
* Baja karbon (carbon steel). Sebetulnya istilah ini agak membingungkan (ambigu) karena semua baja pasti mengandung karbon, tapi yang dimaksud disini adalah baja yang tidak termasuk kategori tahan karat (yang bukan stainless steel).
Baja karbon ini banyak jenisnya dan berbeda-beda kemampuannya.
* Baja tahan karat (stainless steel) adalah baja yang tahan karat. Tahan karat, bukan berarti tidak bisa berkarat, tetapi lebih tahan karat.
Baja tahan karat ini juga banyak jenisnya dan berbeda-beda kemampuannya.
* Baja putih. Ini adalah istilah yang dikenal lokal, yang artinya bisa berbeda di beberapa daerah.
Pada umumnya, yang dimaksud adalah baja tahan karat.
Untuk pengertian didaerah masing-masing, silahkan cek sendiri.
Baja putih ini banyak jenisnya dan berbeda-beda kemampuannya.
* Baja hitam. Ini juga istilah yang dikenal lokal, yang artinya juga bisa berbeda di beberapa daerah.
Pada umumnya, yang dimaksud adalah baja karbon yang tidak tahan karat.
Untuk pengertian didaerah masing-masing, silahkan cek sendiri.
Baja hitam ini juga banyak jenisnya dan berbeda-beda kemampuannya.
* Baja moderen. Istilah ini sering digunakan dengan salah, karena pada dasarnya hampir semua baja diproses dengan cara/metode moderen.
Mulai baja rendah karbon (low/mild steel), baja per, baja perkakas, sampai baja rumit seperti CPM S30V, Vanadis 8 dan lain sebagainya dibuat dengan cara/metode moderen.
* Baja/besi yang tidak dibuat dengan cara moderen (bukan baja moderen) adalah baja Tamahagane dari Jepang, Baja Wootz, Baja Bloom, besi wrought iron (besi ranjang tua), dan masih banyak lagi.
* Baja upcycle. Baja bekas perkakas yang dimanfaatkan ulang.
Banyak baja-baja perkakas yang dimanfaatkan ulang untuk dijadikan pisau. Sebagai contoh, baja kikir, baja mata gergaji, per, baja klakher/bearing dan lain sebagainya. Hal ini adalah wajar, karena memang bisa.
* Baja bahan. Baja jenis ini bukan baja bekas, tetapi baja baru, masih dalam bentuk bahan yang bisa dijadikan perkakas.
Ada yang berbentuk balok, ada yang berbentuk lembaran plat, ada yang berbentuk as/rod.
Ada baja bahan yang untuk dibuat per, ada yang untuk dibuat kikir, ada yang untuk dibuat mata pisau industri pabrik, ada yang untuk dibuat dies mesin pabrik, ada yang untuk dibuat klakher/bearing dan lain sebagainya.
Baja jenis ini yang sering salah kaparah dan disebut baja moderen. Seharusnya disebut baja baru, atau baja bahan.
* Baja Angin. Sebutan ini biasanya ada dikalangan Pande Tradisional. Yang dimaksud adalah jenis Baja yang bisa tersepuh diudara atau istilah Internasionalnya adalah Air Hardening Steel.
* Air Hardening Steel. Adalah jenis baja yang bila dipanaskan sampai kondisi austenite/siap sepuh, kemudian diangin-anginkan saja bisa mengeras. Biasanya baja jenis ini kandungannya rumit, dan minimal kandungan chrome 4%.
* Baja Powder. Baja yang diproses dengan proses powder metalurgy.
Biasanya proses powder metalurgy hanya diberikan pada baja sepuh angin/udara (air hardening steel).
Baja jenis ini, mempunyai butiran baja lebih halus, dan mempunyai daya tahan tajam dan kealotan lebih baik dibanding baja dengan baja lain dengan kandungan sama, tapi tidak melewati proses powder metalurgy.
Baja jenis ini sebaiknya tidak ditempa, karena proses penempaan akan mengurangi atau bahkan menghilangkan kemampuan/kelebihan powder metalurgy-nya dan akan kembali seperti baja sepuh angin umum.
Untuk membantu penjelasan:
Baja powder CPM D2, baja non powdernya adalah D2, Baja powder CPM 154cm, baja non powdernya 154cm, dan baja powder CPM M4, dan baja non powdernya adalah M4.
Nah... Baja-baja non powder seperti D2, 154cm dan M4, itu semua adalah baja-baja bagus, walau tidak sebagus versi powdernya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar